Mengapa Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau?

Kali ini, kita akan membahas tentang mengapa rumput tetangga selalu lebih hijau. Mengapa kita sering merasa, bahwa apa yang menjadi milik orang lain, adalah lebih, dari apa yang kita sendiri miliki.

Saya yakin, ini merupakan suatu ungkapan yang cukup sering Anda dengar. Bahwasannya rumput milik tetangga, memang selalu nampak lebih hijau, dibandingkan rumput yang tumbuh di halaman rumah kita sendiri. Apa yang dimiliki orang lain, selalu terlihat lebih baik dari apa yang kita miliki.

Ungkapan ini sesungguhnya menggambarkan sifat manusia, yang tidak pernah puas, terhadap apa yang dimilikinya. Selalu membandingkan milik orang lain. Selalu ada perasaan, seakan orang lain jauh lebih baik dari dirinya.

Perasaan semacam ini pada awalnya berasal dari cara pikir kita sendiri. Yang menjadikan pandangan kita menjadi negative, terhadap segala sesuatu. Dan bisa jadi pola pikir ini akan menjadi kurang baik, untuk diri kita sendiri. Bila kita runut, secara umum ada lima hal, yang menjadikan kita sering merasa bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau.

Yang pertama, adalah karena kita kurang bersyukur, dan selalu merasa kurang. Padahal di luar sana, ada banyak orang yang hidupnya lebih berat dibandingkan kita. Cuma memang, terkadang kita menolak melihat hal tersebut, dan hanya melihat mereka yang hidupnya lebih nyaman saja.

Kita kadang beranggapan, bahwa hidup orang lain itu lebih enak, lebih nyaman, dan lebih menyenangkan. Padahal jika kita memahami mereka, maka sesungguhnya orang yang kita anggap hidupnya lebih enak ini pun, juga memiliki persoalan dan kegelisahannya sendiri. Kita saja yang tidak tahu.


Baca Juga :


Ibaratnya melihat sebuah gunung. Bila kita lihat dari kejauhan, nampaknya indah sekali. Tetapi bila gunung ini kita lihat dari jarak dekat, berkuranglah kesempurnaannya. Karena disana ada banyak bebatuan dan tebing terjal. Sama sekali tidak secantik dan semulus yang kita lihat dari kejauhan. Itulah mengapa penting bagi kita, untuk menyadari bahwa kehidupan setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Yang kedua, rumput tetangga selalu nampak lebih hijau, karena kita tidak percaya diri. Kita hanya fokus pada kekurangan kita saja, tapi tidak pernah bisa melihat kelebihan kita juga. Inilah yang menjadikan datangnya sifat pesimis.

Kemudian yang ketiga, kita juga tidak pernah berinisiatif mencari kelebihan diri kita. Sehingga rumput tetangga selalu nampak lebih hijau. Kita sibuk memperhatikan kekurangan kita, dan membandingkannya dengan kelebihan orang lain.

Padahal sesungguhnya, kita juga punya kelebihan. Dan karena kita sibuk melihat kelebihan orang lain, kelebihan kita sendiri menjadi terbengkalai.

Yang keempat, hijaunya rumput tetangga ini juga disebabkan oleh keinginan kita atas segala sesuatu yang instan. Kita maunya serba cepat, serba gampang. Sehingga kita cuma bisa melihat bahwa hidup tetangga kita enak. Kita tidak bisa melihat bahwa perjuangan mereka untuk mencapai titik enak itu, juga tidak sedikit. Kita hanya melihat kesuksesannya saja, tetapi tidak melihat penderitaan dan jerih payahnya.

Sedangkan alasan terakhir, atau alasan kelima yang menyebabkan rumput tetangga selalu nampak lebih hijau, adalah karena kurangnya kerja keras kita sendiri. Kita merasa kita sudah berjuang. Kita merasa sudah banting tulang, tetapi tetap belum bisa seperti orang-orang. Ini tandanya, kita hanya ikut-ikutan. Kita bekerja keras, bukan di bidang yang menjadi minat kita. Kita kerja keras karena ikut-ikutan saja. Sehingga hasilnya tetap tidak ada.

Kelima penyebab inilah, kurang lebihnya, yang menjadikan kita selalu merasa bahwa rumput tetangga nampak lebih hijau. Ada baiknya kelima sifat ini kita buang jauh-jauh, agar kita bisa menyadari, bahwa kehidupan setiap orang itu pasti punya kurang lebihnya sendiri-sendiri. Syukuri apa yang Anda punya, dan sadarilah bahwa Anda punya kelebihan juga.

 80 total views,  2 views today