Mengapa Benci Bisa Menjadi Cinta?

Beberapa waktu lalu, seseorang bercerita pada saya. Yang pada intinya adalah, dia sedang jatuh cinta, pada seorang pria. Padahal, dulu ia sama sekali tidak menyukai lelaki tersebut. Bahkan bisa dibilang benci, karena lelaki ini selalu mengejar.

Tetapi sekarang, giliran wanitanya yang jatuh hati, sedangkan si lelaki sudah tidak peduli sama sekali.
Kenapa bisa begitu? Kenapa benci, bisa berubah menjadi cinta? Kalau menurut orang Jawa, istilahnya gething nyanding. Gething artinya benci. Siapa yang membenci, suatu saat akan bersanding satu sama lain.

Nah, mengapa demikian?

Sebelumnya pernah saya sampaikan, bahwa cinta dan benci itu memang bertolak belakang. Tetapi selalu hidup berdampingan. Ibarat dua sisi mata uang. Sehingga jarak antara benci dan cinta, sesungguhnya memang sangat tipis. Setipis koin itu tadi.

Ketika kita membenci seseorang, misalnya teman kerja, atau teman sekolah yang dulu suka menganggu, maka kita pasti akan berusaha untuk menjauhi orang tersebut. Tetapi entah bagaimana, orang yang kita benci ini, selalu saja mendekati. Dan bahkan menimbulkan rasa tidak nyaman. Menjadikan kita jengkel dan kesal.

Kita tidak sadar, bahwa ada kalanya, orang sengaja mengganggu, karena ingin menarik perhatian kita. Orang inilah yang justru selalu ada, setiap Anda membutuhkannya. Kita juga tidak sadar, bahwa semakin kita membenci seseorang, maka akan semakin sering kita memikirkan orang ini. Tidak pagi, tidak siang, tidak malam, selalu orang ini yang berlarian di pikiran kita.


Baca Juga :


Lambat laun, Anda pun mulai merasa, bahwa kelakuannya yang selama ini tidak Anda suka, sebenarnya tidaklah seberapa. Sama sekali tidak seburuk yang Anda kira. Kemudian Anda jadi penasaran. Terlebih, bila tiba-tiba saja, orang ini menghilang tanpa kabar.

Kepergiannya menimbulkan pertanyaan dan rasa penasaran. Sehingga tanpa sadar, muncul rasa kangen di hati Anda, terhadap orang ini. Anda merasakan kekosongan, dan merindukan hal-hal menyebalkan, yang tadinya selalu ia lakukan.

Dari sini, Anda mulai mencari tahu tentangnya. Ingin mengetahui lebih banyak tentang dirinya. Apalagi jika jalur komunikasi itu masih ada. Sekeras apapun Anda memberontak, pada dasarnya Anda tahu, bahwa di titik ini, hati Anda sudah terperangkap.

Bukan hanya mulai suka, sekarang Anda pun mulai merasakan cemburu juga. Anda merasa sakit hati, bila orang ini bergaul dengan lawan jenis yang lain. Anda merasa tidak senang, dan ingin mendapatkan perhatiannya lagi.

Tetapi sayangnya, ketika kita sadar bahwa kita menaruh rasa, keadaan sudah berbeda. Orang ini sudah tidak lagi peduli pada kita. Dan kita pun jadi blingsatan, tidak tahu harus bagaimana, untuk mendapatkan kembali orang ini.

Kisah semacam ini, dialami oleh banyak orang. Saking banyaknya yang mengalami, hingga yang menceritakannya pada saya pun tidak sedikit.

Pertanyaannya sekarang, kalau sudah begini, lalu harus bagaimana? Kita maunya orang ini kembali suka pada kita.
Bila tujuannya adalah untuk memikat hati orang tertentu yang kita kehendaki, maka memang ada ajian yang cocok untuk Anda amalkan. Yaitu Ajian Jaran Goyang. Sejak jaman dulu, ajian ini telah dipercaya sebagai mantra pemikat yang ampuh, untuk membantu meluluhkan hati.

Untuk mengamalkan Ajian Jaran Goyang sendiri, syaratnya cukup mudah. Hanya perlu nama dan tanggal lahir Anda, bila ada. Ditambah nama dan foto target, bila ingin kami bantu ritualkan dari sini sekalian. Lebih jelasnya, boleh Anda hubungi nomor 085762118383. Perkenalkan diri Anda, dan sampaikan keinginan Anda untuk mengamalkan Ajian Jaran Goyang. Selanjutnya akan kami bantu sebaik mungkin.

Harapannya, semoga apa yang menjadi keinginan Anda, bisa terwujud dengan segera, atas kehendak Tuhan tentu saja.
Kurang lebihnya, demikianlah yang dapat saya sampaikan, seputar mengapa benci bisa berubah menjadi cinta. Semoga bisa menjadi pembelajaran tersendiri bagi kita.

 14 total views,  2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *