Cara Memikat dan Mengikat Sukma Lewat Media Foto

Kali ini, akan saya sampaikan tentang bagaimana caranya memikat atau mengikat pasangan lewat media foto. Anda pasti sudah sering dengar, bahwa foto seseorang dapat dijadikan media pemikat. Salah satunya, adalah dengan cara sebagai berikut ini, yang saya rasa cukup ringkas, untuk Anda lakukan sendiri di rumah.

Terlebih dulu, saya ingatkan, dan tekankan betul-betul, bahwa cara ini hanya boleh dilakukan untuk Anda yang niatnya sungguh-sungguh. Ingin membahagiakan. Bukan sekedar main-main, bukan untuk balas dendam, apalagi sekedar mengerjai anak orang.

Siapa yang boleh menggunakan cara ini? Siapa saja, asal sudah cukup dewasa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sendiri. Laki-laki boleh, perempuan juga silakan. Boleh untuk target yang baru dikenal, boleh juga untuk seseorang yang sudah berstatus kekasih, agar terikat kesetiaannya.

Nah, langsung saja, yang perlu Anda siapkan dulu, tentunya adalah foto. Foto Anda, dan juga foto target. Bukan foto bersama atau berduaan. Melainkan sendiri-sendiri. Jadi fotonya ada dua. Dan di balik foto ini, tuliskanlah nama dan tanggal lahir masing-masing.

Foto seperti apa yang bisa dipakai? Foto tampak depan. Contoh foto yang diambil tampak depan, adalah pas foto. Alias foto identitas yang sering kita lihat di ktp, atau dicantumkan di resume.


Baca Juga :


Jangan gunakan foto yang pose atau anglenya miring tidak karuan. Setelah foto siap, maka sediakanlah pula beberapa perlengkapan berikut ini. Pertama, kain merah secukupnya. Satu meter boleh, setengah meter juga boleh. Asal jangan terlalu sedikit. Dari bahan apapun tidak masalah, yang penting warnanya merah.

Kedua, benang warna merah. Benang jenis apa saja, tidak masalah. Panjangnya secukupnya saja.

Ketiga, siapkan minyak wangi non alcohol. Ada tiga macam yang kita perlukan, dan semuanya tanpa campuran. Yaitu minyak seribu bunga, zakfaron, dan malaikat subuh.

Keempat, siapkan dupa cendana 9 batang. Semua perlengkapan ini, carilah dan belilah, tanpa menawar. Ketika belinya langsung Anda bayar saja, jangan pakai ditawar segala. Ini syarat yang tidak boleh Anda tolak.

Jika semua perlengkapan sudah ada, maka tinggal menjalankan saja. Waktu yang paling baik adalah pada tengah malam Jumat. Jumat apa? Jumat apa saja boleh, tidak harus pada jumat pasaran tertentu. Yang penting malam jumat, tengah malam.

Caranya, satukan kedua foto yang sudah Anda siapkan tadi. Ikat dengan benang merah, sambil berniat, ‘Bukan aku mengikat foto dengan benang merah, tapi mengikat hati, pikiran, jiwa, dan raganya si … (sebutkan nama target Anda) … dengan api asmara yang tidak tertahankan terhadap diriku.’

Jadi contohnya, bila nama target adalah Santi, maka bacalah, ‘Bukan aku mengikat foto dengan benang merah, tapi mengikat hati, pikiran, jiwa, dan raganya si Santi binti Mukmin, dengan api asmara yang tidak tertahankan terhadap diriku.’

Bacaan ini, boleh diganti ke dalam bahasa apapun yang Anda kuasai, tidak masalah. Asal maknanya tetap sama. Tidak harus diucapkan keras-keras, yang penting terdengar di telinga Anda sendiri.

Foto yang sudah terikat, taruh di dalam kain. Kemudian siramkan semua minyak wangi yang sudah disiapkan sebelumnya. kemudian bungkuslah, dengan kembali berdoa. Doanya berbunyi, ‘Bukan aku membungkus foto kami berdua ini dengan kain merah, namun aku membungkus diri kamu berdua dalam ikatan cinta. Dimana si Santi binti Mukmin, akan selalu cinta, dan terikat jiwa raganya kepadaku.’
Sama, doa yang ini juga boleh dialihbahasakan ke dalam bahasa apapun yang Anda kuasai.

Selanjutnya, nyalakan sembilan batang dupa cendana. Kemudian bungkusan kain merah berisi foto tadi, asapilah memutar sembilan kali. Searah jarum jam.

Terakhir, galilah tanah sedalam kurang lebih 60 centi. Untuk mengubur bungkusan foto yang sudah diikat dan diminyaki. Menguburnya harus menyentuh bumi, tidak boleh dalam pot tanaman.

Setelah dikubur, injak-injaklah tanah tempat mengubur tersebut, kemudian duduki selama 30 menit. Tiga puluh menit ini habiskanlah untuk bermeditasi kosong, artinya pikiran Anda, selama setengah jam, benar-benar tidak boleh memikirkan apapun.
Baru setelah itu, kembalilah ke rumah, minum segelas air putih, dan beranjaklah tidur. Sampai disini, selesai.

Lalu, bagaimana jika kita tidak memiliki pekarangan untuk menguburkan fotonya ini? Atau mungkin pekarangannya ada, tapi khawatir kelihatan oleh tetangga. Masa iya tengah malam menguburkan barang, lalu diduduki sambil meditasi.

Bila Anda ada kendala semacam ini, maka memang cara ini belum dapat Anda lakukan. Sebagai solusinya, jalankanlah amalan lain, yang tidak membutuhkan penguburan sarana. Juga tidak sampai ketahuan tetangga. Contohnya, adalah dengan mengamalkan Ajian Jaran Goyang.

Apa itu Ajian Jaran Goyang? Ajian Jaran Goyang, merupakan ilmu pengasihan yang dimaksudkan untuk mengikat atau memikat target tertentu. Caranya bagaimana? Bila berminat, silakan hubungi nomor 085762118383. Perkenalkan diri Anda, dan sampaikan keinginan Anda untuk mengamalkan Ajian Jaran Goyang. Selanjutnya nanti akan kami bantu sebaik mungkin.

Ajian Jaran Goyang dari kami, tidak ada pantangannya. Juga boleh diamalkan oleh siapa saja. Dan, bisa diamalkan pakai media foto juga. Karena nanti disertakan minyak khusus, untuk dioleskan ke foto target, sambil baca mantra.

Tapi tidak perlu dikuburkan, cukup disimpan saja. Harapannya tentu saja agar menjadikan kebaikan bagi kita. Nah, demikianlah kurang lebihnya, yang dapat saya sampaikan. Semoga berkah dan bermanfaat untuk Anda.

 40 total views,  2 views today