Cara Membujuk Istri Pulang Karena Sebuah Pertengkaran

Kali ini, bahasan kita masih seputar hubungan. Lebih tepatnya, hubungan rumah tangga. Namanya rumah tangga, memang mustahil bisa berjalan mulus selamanya. Ada kalanya dihadapkan pada kerikil, ada kalanya dihadapkan pada batu sandungan. Ada kalanya rukun dan saling sayang, ada kalanya juga terjadi pertengkaran.

Seorang suami pun seperti itu. Sebagai manusia tentu ada kalanya berbuat salah dan kurang bijak. Yang kemudian menyebabkan pertengkaran. Ketika terjadi pertengkaran, hal terburuk yang mungkin dilakukan seorang istri, tentunya adalah pergi dari rumah. Pulang kepada orang tuanya. Apalagi jika ia merasa, dalam hal ini sang suamilah yang bersalah.

Nah, sudah sewajarnya, bila terjadi semacam ini, maka suami diharapkan mau berbesar hati dan menjemput istrinya pulang. Karena itu, saya merasa ada perlunya, bagi kaum Adam untuk mengetahui, bagaimana cara membujuk istri yang pergi seperti ini.

Untuk membujuk istri, agar mau pulang, pertama Anda perlu meminta maaf dulu dengan tulus. Selama istri Anda masih sayang, dan masih ada keinginan untuk berumah tangga, maka besar kemungkinan permintaan maaf Anda akan diterimanya.

Setelah itu, sebagai langkah kedua, berjanjilah untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.


Baca Juga :


Langkah ketiga, tawarkan jaminan. Katakan, bahwa jika lain kali kesalahan ini sampai Anda ulang kembali, maka Anda bersedia melepaskan istri untuk kembali pada orang tuanya. Dengan begitu istri akan merasa yakin, bahwa Anda benar-benar serius, dan benar-benar menyesali kesalahan Anda.

Langkah keempat, apabila istri mengajukan syarat, maka penuhilah. Contoh saja, bila istri mengatakan bersedia pulang, dengan satu kondisi tertentu, satu permintaan tertentu, maka turutilah permintaan tersebut. Selama masih ada dalam batas kemampuan Anda yang sewajarnya.

Langkah kelima, jangan lupa untuk meminta maaf kepada orang tuanya. Kepada mertua Anda. Karena bagaimanapun juga adalah anak mereka yang telah Anda kecewakan.

Langkah keenam, atau yang terakhir, adalah perlakukan istri dengan baik. Bukan hanya ketika Anda ingin dia pulang, bukan hanya ketika Anda ada maunya, tapi setiap saat. Orang berbuat salah itu wajar, yang tidak wajar adalah ketika kita berbuat salah, dan tidak belajar dari kesalahan tersebut.

Demikianlah keenam langkah yang sebaiknya Anda ikuti, untuk membujuk agar istri mau pulang ke rumah. Terutama setelah terjadi pertengkaran hebat diantara Anda berdua. Apapun penyebab pertengkaran itu, jadikanlah pengalaman sekaligus pelajaran. Semoga ke depannya rumah tangga Anda lebih langgeng dan harmonis.

 12 total views,  2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *