Aji Pengasihan Sodo Lanang (Sada Lanang)

Kali ini, saya ingin membagikan satu amalan pengasihan, yang disebut Aji Sada Lanang.
Dilihat dari mantranya, maka ajian ini akan lebih cocok diamalkan untuk tujuan pengasihan khusus. Alias diamalkan bila Anda sudah ada target tertentu, yang ingin dipikat hatinya.

Mantranya sendiri seperti apa, bisa Anda baca nanti di akhir artikel ini.

Sebelum saya terangkan cara mengamalkan ajian ini bagaimana, terlebih dulu baiknya kita mulai dari penamaan ajian ini sendiri. Aji Sada Lanang.

Sada, artinya lidi. Lanang artinya lelaki. Sada lanang, adalah lidi yang jatuh menancap ke tanah, seutas saja, secara alami, tanpa pelepahnya. Kemunculan sada lanang ini bisa terjadi baik pada pohon kelapa, maupun pohon aren.

Sada lanang inilah, yang kemudian dipercaya memiliki keistimewaan secara metafisik. Dalam cerita yang dituturkan secara turun temurun, maka sada lanang ini dikatakan memiliki kekuatan untuk menghentikan aliran air sungai, memusnahkan kekuatan jahat dalam diri manusia, serta memagari secara gaib.

Dikisahkannya seperti itu. Sehingga yang dimaksud sebagai Aji Sada Lanang, adalah bahwasannya amalan ini memiliki daya pengasihan yang luar biasa, sama seperti luar biasanya sada lanang dalam cerita.

Bagi Anda yang pernah melihat pohon kelapa, atau pohon aren, maka Anda pasti paham, bahwa yang namanya lidi daun kelapa itu sewajarnya kalau jatuh, ya jatuh beserta pelepahnya sekalian. Jadi patah di pangkal pelepah, karena sudah tua dan lapuk.

Tetapi tidak demikian halnya dengan sada lanang. Lidi ini jatuh seutas saja, sendirian, tanpa pelepahnya. Dan jatuhnya menancap menghadap ke langit. Kalau dilihat dari penyebab alaminya, maka lidi yang semacam ini bisa jatuh tanpa pelepahnya, karena dimakan belalang pada bagian batang. Sehingga tidak kuat menahan beban daun tersebut, dan jatuhlah lidi ini ke tanah.

Jatuhnya sada lanang ini, lebih sering terjadi pada tanah yang agak basah, meskipun bisa juga terjadi di tanah kering. Bila menemukan sada lanang ini, maka oleh orang tua jaman dulu, disarankan untuk diletakkan di atas pintu rumah. Fungsinya untuk menolak bala.

Itu soal sada lanangnya. Sedangkan bagi Anda yang ingin mengamalkan aji pengasihannya, maka berpuasalah mutih tujuh hari tujuh malam. Mutih, artinya hanya makan nasi dan air putih saja. Sebelum berpuasa, awalilah dengan mandi keramas dengan kembang tujuh rupa. Baru kemudian mulai mutih, selama tujuh hari tujuh malam.

Selama berpuasa, tiap tengah malam bakarlah kemenyan. Lalu bacalah mantra Aji Sada Lanang, yang nanti saya tuliskan di bawah ini, sebanyak 13 kali. Sambil membayangkan wajah orang yang Anda tuju.

Demikian yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat untuk Anda, dan semoga bisa mendapatkan pasangan yang paling tepat untuk mendampingi Anda hingga seterusnya.


Mantra Aji Sada Lanang:
Sun Amatek Ajiku Aji Sada Lanang
Saka Pertapan Kendalisada
Dak Sabetake Segara Asat
Dak Sabetake Bumi Bengkah
Dak Sabetake Watu Pecah
Dak Sabetake Atine Si Jabang Bayi (sebut nama orang yang dituju)
Takluk, Edan Mikir Aku, Yen Ora Tak Tambani Ora Mari
Banget Asih, Tresna Saka Kersaning Gusti.

 801 total views,  2 views today